Categories
Blog

Cara-Cara Pencegahan Diabetes Tipe 2 Yang Wajib Dilakukan

Penyakit diabetes sering juga disebut dengan penyakit kencing manis. Diabetes adalah sebuah penyakit yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara terus menerus di dalam tubuh. Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya tentang penyakit diabetes tipe 2 ini. Diabetes tipe 2 ini merupakan salah satu jenis penyakit diabetes yang hanya menyerang orang-orang yang telah dewasa. Perlu diketahui bahwa diabetes tipe 2 ini terjadi karena kegemukan dan obesitas. Berikut adalah beberapa penjelasan tentang cara-cara pencegahan diabetes tipe 2:

1. Tidur Yang Cukup

Perlu diketahui bahwa seseorang yang kurang tidur dapat memicu resistensi insulin. Sebuah penelitian mengemukakan bahwa orang-orang yang sering melakukan tidur kurang dari 6 jam setiap malam berisiko tinggi terkena penyakit diabetes tipe 2. Jadi untuk seseorang yang tidak ingin terkena penyakit diabetes tipe 2, cobalah untuk selalu tidur selama 8 jam setiap malam.

2. Perbanyak Makan Makanan Berserat

Cara pencegahan diabetes tipe 2 yang selanjutnya ialah memperbanyak makan makanan yang berserat. Kurangilah makan makanan yang manis-manis, karena hal tersebut dapat memperlambat aliran glukosa dalam darah. Jika seseorang ingin makan makanan yang manis-manis, maka makanlah buah-buahan yang kaya akan serat seperti buah pir.

Selain itu, gunakanlah beras merah sebagai pengganti beras putih pada menu sehari-hari. Makanlah beras merah sebanyak 2 porsi atau lebih selama satu minggu  agar tubuh terhindar dari risiko terkena diabetes tipe 2 . Maka dari itu mulai dari sekarang gantilah beras putih dengan beras merah.

3. Menekan Berat Badan

Jaga dan kontrol berat badan agar selalu ideal. Hal tersebut nantinya bertujuan untuk menurunkan resistensi insulin pada tubuh. Selain itu, menjaga berat badan juga dapat mengurangi risiko terserang penyakit diabetes tipe 2. Cara menjaga dan mengontrol berat badan agar terhindar dari diabetes tipe 2 adalah dengan melakukan pembakaran glukosa.

Pembakaran glukosa tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan latihan kardio selama 2,5 jam selama satu minggu. Latihan kardio seperti bersepeda, berlari dan berenang sangat ampuh dalam mencegah penyakit diabetes tipe 2.

4. Hindari Stres

Perlu diketahui bahwa seseorang yang mengalami stress berat akan sangat mudah terserang berbagai macam penyakit salah satunya adalah penyakit diabetes tipe 2. Menghindari stress merupakan salah satu cara pencegahan diabetes tipe 2 yang wajib untuk dilakukan. Saat seseorang mengalami stress maka secara otomatis tubuh orang tersebut akan mengeluarkan hormon yang dapat meningkatkan gula darah.

Jadi lakukanlah mediasi atau latihan pernafasan secara rutin dan teratur supaya terhindar dari stress. Tak hanya itu saja, seseorang juga dapat mendengarkan musik yang menyenangkan agar dapat terhindar dari stress. Selain itu, mendapatkan pijatan ternyata juga dapat mengurangi hormon yang dapat menimbulkan stress.

5. Perbanyak Konsumsi Makanan Yang Mengandung Vitamin D

Memperbanyak konsumsi vitamin D merupakan salah satu cara pencegahan diabetes tipe 2 yang paling ampuh. Seseorang yang kekurangan banyak vitamin D akan sangat mudah terserang penyakit diabetes tipe 2. Jadi usahakanlah mengonsumsi vitamin D sebanyak 1000 sampai 2000 IU vitamin D per hari agar terhindar dari bahaya diabetes tipe 2. Vitamin D biasanya terkandung dalam suplemen, ikan dan susu.

6. Perbanyak Konsumsi Makanan Yang Mengandung Asam Lemak Omega 3

Perlu diketahui bahwa asam lemak omega 3 sangat berguna untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Asam lemak omega 3 banyak terkandung dalam ikan. Jadi biasakanlah makan ikan setiap hari agar terhindar dari penyakit diabetes tipe 2.

Itu tadi merupakan beberapa penjelasan tentang cara-cara pencegahan diabetes tipe 2 yang wajib dilakukan. Pencegahan tersebut wajib dilakukan agar tubuh terhindar dari penyakit berbahaya yakni diabetes tipe 2. Penyekit diabetes tipe 2 ini merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, jadi lakukanlah pencegahan di atas mulai dari sekarang.

Categories
Blog

Waspada Gejala DBD, Jika Terlambat Maka Berakibal Fatal

Penyakit musiman seperti DBD kerap menjadi momok bagi masyarakat. Penyakit ini pun menular karena gigitan nyamuk yang membawa virus Dengue. Ada dua jenis nyamuk yang dapat membawa virus tersebut yaitu Aedes aegypty dan Aedes albocpictus. Saat ini, sudah masuk musim penghujan dan rumah sakit dipenuhi dengan penderita DBD. Namun, hal ini jangan sampai terjadi pada keluarga dan diri masing-masing. Ada banyak gejala DBD yang dapat diketahui sejak dini sehingga lebih mudah dicegah dan tidak sampai sakit berhari-hari. Berikut ini gejala-gejala DBD yang dapat diketahui sejak dini tersebut.

1. Suhu Badan Panas Mencapai 40 Derajat Celcius

Gejala ini adalah yang pertama muncul. Suhu badan naik drastis bahkan bisa mencapai 40 derajat.  Seperti kelelahan, tubuh terasa panas dan lemas karena virus Dengue sudah mulai masuk dalam sel darah. Setelah suhu badan ini naik, beberapa hari selanjutnya akan kembali normal. Namun dari sini jangan dianggap sembuh total terlebih dahulu, tetaplah waspada karena suhu badan akan kembali naik dan tubuh telah benar-benar terinfeksi DBD.

2. Pusing atau Sakit Kepala

Sakit kepala yang diderita DBD tidak seperti sakit kepala biasa. Kepala terasa berat dan pening sehingga tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa. Rasa sakit ini berada di sekitar dahi dan masuk sampai ke belakang mata. Sakit kepala ini pun terjadi cukup sering dan berlangsung lama.

3. Tidak Nafsu Makan

Virus Dengue yang telah masuk dalam tubuh menyebabkan nafsu makan menjadi turun sehingga mampu menurunkan lagi sistem imun dalam tubuh. Jika sistem imun atau kekebalan tubuh ini terus turun tentu tubuh semakin tidak berdaya untuk melawan virus-virus yang telah masuk dalam tubuh sehingga lebih susah lagi untuk sembuh. Oleh sebabnya, jika mengalami tanda-tanda ini usahakan tetap makan meski tidak banyak agar kekebalan tubuh tidak turun.

4. Nyeri di Beberapa Bagian Tubuh

Sistem kekebalan tubuh yang menurun juga membuat beberapa bagian tubuh menjadi nyeri seperti belakang mata, sendi, tulang dan daerah perut. Nyeri ini berlangsung selama masa suhu panas pertama dan dapat kembali menyerang pada masa panas yang kedua yang artinya sudah masa kritis.

5. Mual-Mual Hingga Muntah

Tak hanya sakit di kepala, penderita DBD akan terus mual-mual hingga muntah. Bahkan bagi beberapa orang sakit perut ini akan menjalar hingga punggung sehingga penderita akan terus berbaring. Kondisi seperti ini akan berlangsung hingga 2-4 hari setelah masa suhu badan naik.

6. Mimisan

Hal umum lain yang sering terjadi pada penderita DBD terutama anak ialah mimisan. Pembuluh darah tiba-tiba bocor sehingga menyebabkan mimisan ini. Jika sudah sampai mimisan  maka artinya penderita sudah mengalami dengue shock syndrome (DSS). Hal ini dapat mengancam nyawa karena pada masa DSS ini rawan kematian. Oleh sebabnya jangan hentikan pengobatan sampai dokter mengatakan telah bebas dari DBD. Sebagaimana diketahui bahwa DBD memiliki masa gejala yang turun kemudian naik lagi.

Jika badan mengalami gejala-gejala DBD seperti di atas segeralah periksa ke dokter agar mendapat obat pencegahan. Dapat pula mengkonsumsi suplemen sehingga sistem imun dalam tubuh menjadi lebih kuat. Tak hanya itu, pengobatan alami juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan daun pepaya dan buah jambu. Jika naik pada tahap kritis, penderita DBD akan mengalami ruam pada kulit. Hal ini setelah suhu badan naik yang kedua kalinya. Jangan abaikan penyakit ini karena mudah menular dan penderita pun menjadi lemas hingga berhari-hari.

Categories
Blog

Cara Mengatasi Gusi Bengkak Dengan 5 Bahan Alami

Mengalami masalah gusi bengkak memang membuat kinerja mulut menjadi terganggu dan menimbulkan rasa kurang nyaman. Oleh sebab itu, biasanya orang-orang yang tengah mengalami gangguan gusi bengkak akan mencari cara untuk mengobati keluhannya. Nah, artikel ini akan membahas mengenai cara mengatasi gusi bengkak dengan 5 bahan alami.

Gusi bengkak selain disebabkan oleh luka pada gusi bisa jadi diakibatkan oleh kurangnya asupan vitamin C. Jika sudah mengalami penyakit satu ini, jangan panik karena penanganan ampuhnya bisa dilakukan sendiri dirumah kok. Seperti apa? Berikut cara mengatasi gusi bengkak dengan 5 bahan alami yang bisa ditemukan dengan mudah.

1. Berkumur Dengan Air Garam

Cara pertama yang sangat mudah dan bisa dilakukan dirumah dengan budget yang murah adalah berkumur dengan air garam. Senyawa dan mineral yang terkandung dalam garam dipercaya mampu menjadi salah satu obat paling ampuh untuk gusi bengkak. Tentunya obat yang satu ini tidak perlu mengeluarkan biaya lebih ya, karena disetiap dapur ada komponen satu ini.

Bagi penderita gusi bengkak, tinggal menyiapkan gelas berisi air hangat yang diberi 1 sendok teh garam. Aduk garam hingga larut kemudian kumur-kumurkan dalam mulut. Lakukan upaya ini setidaknya 3 kali dalam sehari, niscaya gusi bengkak akan segera kempes dan sembuh.

2. Berkumur Dengan Perasan Lemon

Selanjutnya, cara ampuh untuk menanggulangi gusi bengkak adalah berkumur dengan lemon. Gusi bengkak yang memang dipercaya timbul karena kurangnya vitamin C, bisa disembuhkan dengan memberikan asupan vitamin C dari lemon. Untuk rasa berkumur dengan lemon memang agak perih, namun dijamin gusi bengkak akan segera kempes dan sembuh.

Gunakan seperempat lemon yang sudah dipotong dan diperas kedalam segelas air. Alangkah baik menggunakan air hangat kuku untuk memberikan efek nyaman dalam mulut. Lakukan kegiatan berkumur menggunakan lemon setidaknya 3 kali dalam sehari untuk hasil yang maksimal.

3. Mengoleskan Belimbing Wuluh Pada Gusi Yang Bengkak

Nah ada yang tau belimbing wuluh? Sebuah buah kecil berwarna hijau yang biasanya tumbuh di pekarangan rumah dan memiliki rasa asam. Belimbing wuluh yang asam ini memang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan biasa digunakan dalam bahan masak. Bagi penderita gusi bengkak, mengoleskan belimbing wuluh bisa meredakan gusi loh.

Gunakan buah belimbing wuluh yang biasanya tumbuh di pekarangan rumah, tanpa tidak lupa membersihkannya terlebih dahulu. Potong tipis hingga buahnya mengeluarkan cairan hasil dari sari buahnya. Kemudian potongan itu ditempelkan pada gusi yang bengkak, meski rasa yang timbul agak perih namun gusi akan segera sembuh.

4. Menempelkan Irisan Bawang Merah

Cara ampuh untuk menyembuhkan gusi bengkak lainnya adalah menggunakan irisan bawang merah. Bawang merah adalah salah satu bumbu masak yang wajib ada di dapur sehingga mudah sekali menemukan bahan ini. Tinggal kupas dan potong merah menjadi bagian yang cukup tipis, kemudian tempelkan pada gusi yang bengkak.

Penempelan bawang merah ini memang memberikan efek yang lumayan perih dan ada rasa seperti ditusuk-tusuk. Namun, dijamin pasti gusi bengkak akan segera kempes dan sembuh deh. Gunakan irisan bawang merah untuk gusi bengkak ini setidaknya 3 kali sehari untuk hasil yang maksimal.

5. Berkumur Dengan Rebusan Daun Jambu Biji

Daun jambu memang memiliki segudang manfaat salah satunya adalah sebagai pereda gusi bengkak. Salah satu bahan ini paling mudah ditemukan di halaman rumah karena biasanya banyak yang menanam pohon ini. Petik beberapa lembar daun jambu yang masih hijau muda dan rebus.

Air rebusan daun jambu dipercaya memiliki senyawa untuk meredakan gusi bengkak. Lakukan setidaknya 3 kali dalam sehari ya agar gusi bengkak bisa segera kempes dan sembuh. Namun sebelumnya pastikan kebersihan dari daun jambu biji ya digunakan  ya.

Nah itulah diatas cara mengatasi gusi bengkak dengan 5 bahan alami untuk penderita gusi bengkak. Jadi mulai sekarang penderita gusi bengkak tidak perlu khawatir dan risau karena bahan yang direkomendasikan diatas sangat mudah ditemui. Selamat mencoba ya!

Categories
Blog

Gusi Berdarah? inilah 13 Penyebab Gusi Berdarah saat Sikat Gigi

Dewasa ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut dengan memperhatikan kebiasaan sikat gigi. Karena dengan gigi dan mulut yang sehat akan menghindarkan seseorang dari masalah bau mulut, radang dan sakit gigi. Selain itu pentingya memperhatikan kesehatan gusi pun menjadi kebutuhan yang setara. Inilah 13 penyebab gusi berdarah saat sikat gigi.

1. Sikat Gigi terlalu Keras

Penyebab gusi berdarah saat sikat gigi karena sikat gigi terlalu keras. Apalagi bulu sikat tampak lebih tajam dan keras akan menyebabkan gusi menjadi berdarah. Biasanya sikat gigi dilakukan harus dengan cara yang lembut. Namun terkadang kuatnya tekanan menyebabkan luka pada gusi, akhirnya menjadikan gusi berdarah.

2. Sikat Gigi Tidak Bersih

Optimalkan sikat gigi dengan cara yang baik dan benar, gunakan pasta gigi yang memang mampu membersihkan gigi serta melindungi gigi. Selain itu, selalu perhatikan kebersihan sikat gigi yang dipakai. Karena jika sikat gigi tidak bersih tentu membuat bakteri semakin cepat berkembang dan menyebabkan gusi meradang dan luka jika terkena sikat gigi.

3. Kebersihan Mulut

Biasakan diri untuk selalu membersihkan mulut dan gigi. Agar mengurangi aktivitas bakteri dalam mulut. Menjaga kebersihan mulut setelah makan dengan berkumur-kumur dengan antiseptik sangat penting. Serta sikat gigi sesering mungkin secara perlahan untuk kebersihan mulut.

4. Radang Gusi

Terjadi penumpukan plak di sekitar gusi lama kelamaan akan menyebabkan gusi berdarah saat sikat gigi. Meskipun radang gusi termasuk gejala ringan, namun tetap saja harus diperhatikan saat sikat gigi.

5. Hormon Tidak Seimbang

Hormon  yang tidak seimbang ini biasanya terjadi pada wanita hamil, menstruasi atau memasuki masa menopause. Adanya ketidak stabilan hormon juga mempengaruhi gigi dan gusi yang sensitif. Sehingga tidak mampu menahan plak gigi, akhirnya gusi menjadi berdarah.

6. Stres dan Kurang Tidur

Ternyata saat merasa stress pada sesuatu dan mengakibatkan kurang tidur berpengaruh pada kondisi gusi. Sebenarnya alasan tersebut secara tidak langsung terjadi. Saat asupan makanan sedikit akibat stres. Dan hendak tidur pun abai pada gosok gigi. Akhirnya melemahlah kemampuan mulut untuk melawan bakteri yang menyebabkan peradangan

7. Pengobatan Medis

Saat seseorang dalam kondisi pengobatan terutama mengkonsumsi obat anti depresan. Maka berpengaruh pada kinerja air liur dalam mulut. Dengan begitu bakteri cepat berkembang akhirnya bisa membuat gusi berdarah.

8. Periodontitis

Jika sampai mengalami periodontitis artinya terjadi infeksi gusi yang serius. Adanya plak serta karang gigi yang mengeras akhirnya menyebabkan gusi menjadi berdarah.

9. Diabetes

Salah satu ciri dari penyakit diabetes adalah gusi berdarah. Hal ini dikarenakan kadar glukosa yang tinggi dalam darah sehingga menyebabkan rasa nyeri dan infeksi. Dan terjadilah gangguan gigi, lidah serta gusi.

10. Leukemia

Saat gusi berdarah bisa jadi penyebabnya karena menderita leukemia. Karena penderita leukemia akan kesulitan untuk menghentikan pendarahan yang terjadi pada tubuh, terutama di bagian gusi.

11. Kekurangan vitamin C

Jika sudah menjaga kebersihan mulut dan gigi bisa jadi gusi berdarah karena kurangnya mengkonsumsi vitamin C. salah satu fungsi vitamin C adalah membantu jaringan dalam tubuh dalam penyembuhan luka.

12. Kekurangan vitamin K

Pemicu terjadinya gusi berdarah karena kurangnya mengkonsumsi vitamin K. karena fungsi vitamin k adalah untuk membantu pembekuan darah.

13. Penyakit Serius

Penyebab gusi berdarah saat sikat gigi memang banyak factor. Jika gusi berdarah lagi dan terjadi secara terus-menerus, kemungkinan besar bisa menjadi tanda penyakit yang serius. Yaitu penyakit yang berhubungan dengan sistem imun atau daya tahan tubuh yang rentan. Hingga menyebabkan gusi berdarah.

Dengan melihat penyebab gusi berdarah, maka bisa diperhatikan bagaimana cara mencegah serta mengobati. Merawat mulut dan gigi sangat penting, karena gusi berdarah bisa dihindari dan tetap aman menggunakan sikat gigi.